ciri ciri orang trauma
Source: unsplash

Pernah melihat orang terdekatmu takut terhadap sesuatu yang membuatnya berubah menjadi pucat disaat momen tertentu? Hati-hati itu salah satu ciri ciri orang trauma loh!

Terkadang tidak semua orang memiliki jalan hidup yang baik, ada beberapa orang yang harus melewati peristiwa buruk dalam kehidupannya yang terkadang bisa memberikan dampak negatif pada jiwa psikisnya.

Peristiwa buruk itu bisa disebabkan oleh banyak hal seperti mengalami kecelakaan, kekerasan, kehilangan, pemerkosaan, menyaksikan kejadian buruk dan hal buruk lainnya yang tidak terduga. Semua hal buruk ini bisa meninggalkan rasa trauma bagi beberapa orang.

Trauma sendiri merupakan ingatan akan kenangan buruk atau kejadian masa lalu yang menyebabkan serangan tekanan emosional dan psikologis pada diri seseorang. Selain itu trauma bisa menyebabkan seseorang sulit menjalani kehidupan sehari-harinya.

Faktor penyebab trauma

Ada beberapa faktor penyebab terjadinya trauma, sebagai berikut:

  1. Peristiwa buruk

Ada berbagai macam peristiwa buruk yang bisa terjadi pada diri seseorang. Hal ini bisa terjadi suatu waktu tanpa bisa kita duga kapan dan dimana.

Bagi beberapa orang peristiwa buruk bisa memberikan dampak negatif pada jiwa psikis seseorang seperti meninggalkan rasa trauma yang jika terjadi berkepanjangan bisa mengarah pada PTSD (Post Traumatic Disorder)

Peristiwa buruk yang bisa memicu trauma seperti kecelakaan, pelecehan seksual, kekerasan verbal, kekerasan fisik, sakit, bencana alam. Terutama peristiwa buruk yang terjadi saat masih kecil akan meninggalkan bekas mendalam bagi beberapa orang.

  1. Stress dalam jangka waktu lama

Stress dalam jangka waktu yang lama juga bisa meninggalkan trauma bagi beberapa orang seperti kasus pembullyan, tinggal di lingkungan yang tingkat kriminalitas tinggi, ditelantarkan saat masih kecil, berada dalam pernikahan atau hubungan yang toxic, pelajaran sekolah atau kuliah yang berat, dan tekanan social seperti kasus artis-artis korea.

Hal yang dianggap sepele ini bisa memberikan efek trauma bagi beberapa orang yang mengalaminya. Tidak sedikit pula akibatnya adalah bunuh diri.

  1. Pemicu trauma

Bagi beberapa orang yang mengalami hal buruk bisa meninggalkan bekas mendalam yang memberikan efek trauma. Hal ini tidak jarang orang yang memiliki trauma tersebut tidak menyadari bahwa mereka trauma akan hal tersebut hingga munculnya pemicu trauma.

Terkadang ada pula orang yang menyadari bahwa mereka memiliki trauma, sehingga saat terjadinya suatu peristiwa tersebut yang disebut sebagai pemicu bisa memberikan dampak atau efek dari rasa trauma tersebut.

Baca juga: 7 Kunci Sukses Cara Mengatasi Insecure dalam Diri Sendiri

Ciri ciri orang trauma

Ciri ciri trauma dibagi menjadi dua kategori, yaitu sebagai berikut:

  1. Ciri ciri trauma secara emosional

Ini ciri ciri trauma yang muncul secara langsung pada emosional orang yang memilikinya, sebagai berikut:

  • Tidak mengakui rasa trauma tersebut
  • Merasa sedih
  • Emosi yang meledak-ledak
  • Tidak percaya diri
  • Merasa bersalah sepanjang waktu
  • Menarik diri dari lingkungan sosial
  • Merasa ketakutan
  • Merasa cemas
  1. Ciri ciri trauma secara fisik

Ini ciri ciri trauma yang muncul pada tampilan fisik seseorang, sebagai berikut:

  • Wajah menjadi pucat
  • Badan terasa lemas
  • Ritme detak jantung cepat
  • Otot otot menjadi tegang
  • Mengalami insomnia atau mimpi buruk
  • Tubuh merasa Lelah

Trauma bisa memberikan dampak serius pada seseorang namun dampak trauma bukan hanya dirasakan oleh orang tersebut saja, tapi bisa dirasakan oleh orang terdekat juga mulai dari keluarga, sahabat, dan pasangan.

Tidak jarang juga dampak trauma membuat seseorang mendorong jauh orang terdekat saat mereka ingin membantu. Hal inilah yang membuat dampak trauma sangatlah serius dan perlu diperhatikan.

Baca juga: Yuk! Kenali dan Pelajari 8 Cara Mengendalikan Emosi

Cara mengatasi trauma

Ada berbagai macam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi trauma. Pada dasarnya setiap orang memiliki caranya tersendiri dalam mengatasi trauma. Disini akan dibahas bagaimana cara mengatasi trauma, sebagai berikut:

  1. Memahami datangnya trauma

Dengan memahami datangnya trauma berarti kita mengenali diri kita sendiri dengan baik. Mengetahui efek dari trauma tersebut pada diri kita mulai dari emosional hingga fisik. Sehingga saat tiba pemicu efek trauma tersebut kita bisa menjadi lebih aware atau menyadari dan segera menghindari pemicu tersebut.

  1. Mencurahkan melalui tulisan

Menceritakan kejadian buruk yang dialami melalui tulisan ternyata termasuk dalam metode yang efektif untuk menghilangkan rasa trauma.

Mencurahkan melalui tulisan dapat dilakukan bila kita merasa tidak nyaman membagi kenangan buruk yang kita alami kepada orang lain. Mungkin saat kita memulai untuk menulis kenangan buruk yang kita alami akan terasa tidak nyaman, namun seiring berjalannya waktu pasti bisa dilalui.

Selain itu menulis bukannya hanya digunakan sebagai media bercerita pengalaman buruk yang kita alami, tapi juga bisa menjadi tempat kita meluapkan segala emosi yang kita rasakan.

  1. Sharing ke orang terdekat / psikolog

Saat rasa trauma terlalu berat untuk dilalui sendiri, cobalah untuk berbagi pengalaman burukmu dengan orang terdekat yang kamu percayai.

Kadang ada kalanya kita membutuhkan support dari orang terdekat kita untuk masalah yang sedang kita hadapi. Jangan berusaha sendiri jika kamu memiliki rasa trauma, sharing ke orang terdekat bisa menjadi metode alternatif menghilangkan rasa trauma.

Jika rasanya terlalu berat untuk berbagi ke orang terdekat, pergilah ke psikolog atau psikiater dan ceritakan masalah yang sedang kamu hadapi. Kita sebagai manusia pasti butuh tempat untuk berbagi.

  1. Alihkan trauma pada kegiatan lain

Saat kejadian buruk yang kita alami dan terjadi di orang lain, tidak jarang menimbulkan rasa trauma pada beberapa orang. Misalnya kejadian kecelekaan kendaraan, pemerkosaan, KDRT, dan lain sebagainya. Saat itu kita menyaksikan hal tersebut, mungkin kita akan kembali mengulang masa lalu yang menimbulkan rasa trauma di pikiran kita.

Saat hal ini terjadi, ada baiknya kita mengalihkan rasa trauma yang kita miliki ke kegiatan lainnya yang menyibukkan kita sehingga kita tidak ada waktu untuk memikirkan rasa trauma tersebut. Bisa melakukan hobi, menonton tv, mendengarkan musik, memikirkan hal lain, dan lain sebagainya. Lakukan senyaman kita saja untuk mengalihkan rasa trauma tersebut.

  1. Hadapi rasa trauma

Mengingat kembali penyebab timbulnya rasa trauma dan mencoba menghadapi rasa trauma tersebut, cara ini bisa dibilang tidaklah mudah bagi beberapa orang.

Namun seburuk apapun itu, kita harus menghadapinya. Memang tidaklah mudah, semua bisa dilakukan secara bertahap. Tidak usah terburu-buru.

Time heals. Itu benar waktu pasti akan menyembuhkan. Jadi cobalah mulai sekarang pelan-pelan mulai dihadapi rasa traumanya. Memberanikan diri untuk keluar dari kenangan buruk yang selalu menghantui kita dan kembali normal seperti sebelumnya.

Pasti bisa.

Memiliki trauma memang tidaklah mudah, namun bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Semua kembali ke diri kita masing-masing memilih untuk menghadapinya atau membiarkan rasa trauma itu menguasai kita.

Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih!


2 Komentar

7 Cara Menghilangkan Sakit Hati dan Kecewa - doctorself.id · Juni 20, 2021 pada 8:03 pm

[…] Baca juga: Iniloh Ciri Ciri Orang Trauma! Apa Kamu Salah Satunya? […]

Mari Mengenal Karakteristik Generasi X, Y, Z, dan Alpha · Juli 18, 2021 pada 8:12 pm

[…] Iniloh Ciri Ciri Orang Trauma! Apa Kamu Salah Satunya? […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *