bagaimana cara mengatasi stress pada remaja?

Apa itu stress? Stres adalah reaksi tubuh yang muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan, atau suatu perubahan. Stres juga dapat terjadi karena situasi atau pikiran yang membuat seseorang merasa putus asa, gugup, marah, atau bersemangat. terliput dari alodokter. Banyak remaja mengalami stress karena mereka di masa pencarian jati diri. Banyak hal dapat mempengaruhi emosi remaja. Mulai dari keluarga, teman dan lingkungan sekitarnya. Mereka cenderung memberontak jika ada hal yang tidak disetujui atau disukai. Situasi ini memicu energi negatif secara fisik dan juga mental. Stres juga dipicu oleh faktor-faktor seperti keuangan, tekanan batin, pertemanan dan hubungan sosial. Jika dibiarkan lama, dapat terjadinya depresi dan berujung pada hal yang tidak diinginkan hingga munculnya rasa ingin bunuh diri. Buat orang tua yang memiliki anak remaja dan para remaja yang sedang membaca ini, tidak ada salahnya untuk selalu waspada terhadap perilaku-perilaku tersebut. Kenali berberapa cara mengatasi stress pada remaja yang sering ditemukan berikut ini:

Inilah Cara Mengatasi Stress Pada Remaja:

Stress merupakan gangguan mental yang dialami setiap manusia saat menghadapi tekanan. Setiap orang yang mengalami pasti mencari solusi atau hal-hal yang meringankannya. Masa remaja adalah fase kehidupan yang banyak perubahan. Walaupun mereka hanya menghabiskan banyak waktunya di sekolah dan bermain dengan teman-teman, mereka lebih rentan menghadapi stress. Yuk! Simak cara remaja mengatasi stress.

1. Bercerita Kepada Orang Yang Kamu Percaya Agar Meringankan Stress

cara mengatasi stress pada remaja

Di masa remaja, lingkungan sering kali bersama sahabat atau keluarga. Bercerita dengan orang yang kamu percaya mampu meringankan stres dan beban hidup. Remaja disarankan curhat tentang masalah mereka kepada orang yang lebih dewasa atau sahabatnya. Apalagi manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Melakukan hal ini, pikiran kamu tidak berlebihan karena mendapat banyak opini dan sudut pandang kamu lebih luas. Memperluas pergaulanmu menjalin banyak hubungan baru. Ini akan membuka pikiran seluasnya dan kamu tidak merasa sendirian. Masih banyak orang yang mengalami masalah serupa dan kamu bisa tukar bicara dengan mereka. Pikiran dan otak kamu akan lebih lega sehingga dapat berfungsi lebih baik. Berdiskusi mengontribusi emosi positif dan menimbulkan perasaan dimengerti. Manfaat curhat sangat baik untuk kesehatan secara keseluruhan dan menahan beban yang dirasakan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan nantinya.

2. Beraktivitas Menyalurkan Pikiran Tidak Negatif

gimana cara mengatasi stress pada remaja?

Melakukan hal-hal yang bikin kamu senang salah satu cara yang efektif bagi para remaja dan juga orang dewasa. Dengan adanya Covid-19, kamu terlalu banyak dirumah. Inilah salah satu faktor yang membuat kamu berpikir berlebihan dan stress. Kamu bisa melakukan hobi kamu. Misalnya seperti memasak, melukis, online shopping, olaraga dan hal apa saja yang membuat tubuhmu tenang dan rileks. Bahkan buat sebagian orang merapihkan kamar. Jika kamu termasuk yang demikian, mengisi waktu dengan merapihkan apa pun dapat menghindari kecemasan bagi orang yang tidak suka berantakan atau kotor. Beraktivitas memaksa kamu mencapai batas maksimum kemampuan dan cara pandang terhadap kita sendiri disertai periode pemulihan. Melakukan aktivitas dapat menyalurkan kreativitas, bisa menghadapi ledakan energi dan meningkatkan kemampuan berpikir yang menajam.

3. Menjauhi Sosial Media Salah Satu Cara Yang Efektif Untuk Mengatasi Stress

jauhi sosial media untuk tidak stress

Mengakses media sosial sudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan banyak orang. Hampir semua orang akan otomatis membuka ponsel mereka, entah sekadar melihat jam atau demi mendapatkan informasi yang paling kekinian di luar sana. Bersosialisasi sering tidak disadari dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Pengguna internet dan sosial media lebih rentan terhadap stres. Jadi ketika kamu stres, lebih baik menjauhi gadget dan melakukan aktivitas lain. Hindari penggunaan sosial media terlalu konsumtif. Mengakses konten-konten negatif menyebabkan kecemasan tanpa sadar, rasa takut yang terlalu berlebihan dan menghabiskan banyak waktu. Sejumlah penelitian telah mengatakan bahwa media sosial berhubung dengan risiko kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi. Kamu wajib mengurangi intensitas bermain media sosial agar mengurangi rasa kesepian. DoctorSelf menyarankan kamu untuk membatasi pengguna media sosial sekitas 30 menit per hari dan berikan waktu untuk diri sendiri. Menjauh dari media sosial adalah cara yang sangat efektif untuk mengatasi stress pada remaja.

4. Counseling Dan Lakukan Self Care

self care penting buat kamu

Kebanyakan orang berpikir counseling dan psikolog hanya buat orang yang mengalami masalah mental dan kenjiwaan. Bahkan berberapa orang akan tersinggung karena dianggap “sakit jiwa” atau “gila”. Semua hal tersebut salah. Nyatanya, pergi ke ahlinya bakal bermanfaat dan membantu mencari solusi yang terabik. Jika stres berat mengarah kepada depresi, kamu wajib counseling dan ke psikolog. Kamu akan mendapatkan penanganan profesional. Konsultasi dapat membantu kamu menjalani hidup dan menyelesaikan masalah berlebihan serta perasaan tidak nyaman.

Self care menggambarkan perawatan diri secara mental dan fisik. Lakukan “Me-time” untuk merasakan kesenangan batin. Kamu harus melakukan hal-hal yang menyenangkan untuk diri sendiri. Meskipun sendirian bukan berarti kamu menjadi kesepian. Dengan cara ini, kamu membuang energi negatif dan menggantinya dengan aura positif.

Inilah 11 Ide Me-Time Yang Harus Kamu Lakukan!

5. Meditasi Atau Olaraga Dapat Mengatasi Rasa Cemas

meditasi baik untuk kamu

Meluangkan waktu bermeditasi sekitar 15 menit setiap hari dapat memperbaik emosi. Teknik pernapasan sudah terbukti memperbaiki mood bagi penderita depresi dan stres. Salah satu teknik pernafasan yang efektif adalah pola pernafasan 4-7-8. Tarik nafas empat detik perlahan-lahan, tahan pernafasan selama tujuh detik, lalu hembuskan selama delapan detik. Ulangi teknik ini 3-5 kali. Teknik ini membantu kamu lebih mampu mengontrol lingkunganmu.

Olaraga salah satu cara paling efektif dalam mengatasi gangguan cemas. Melakukan olaraga sebelum memulai hari kamu juga dapat meningkatkan hormon bahagia (endorphin). Dengan mood yang bahagia, kamu akan lebih produktif dan fokus saat menjalani harimu. Olaraga juga mampu menjadi distraksi bagi banyak orang dan menenangkan sistim saraf, penegangan otot dan melatih pernafasan. Studi menyatakan bahwa berolaraga meningkatkan kepercayaan diri karena kamu mengatasi tantangan saat melakukan aktivitas fisik.

6. Menulis Di Jurnal Membantu Banyak Remaja Mengatasi Stress

menulis di jurnal membantu meringankan stress

“Menulis jurnal adalah latihan meditasi yang dapat membantu Anda memilah emosi dan memprioritaskan bagian-bagian dalam hidup,” jelas Melissa Divaris Thompson, psikoterapis holistik berlisensi.Terliput dari suara.com.

Buat berberapa orang ini adalah hal yang sudah ia biasakan. Buat kalian yang jarang menulis di jurnal, bisa mencobanya. Kegiatan ini dapat membuat kamu memahami diri sendiri secara lebih dalam sekaligus mengurangi stress dan depresi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menulis secara ekspresif hanya 10 sampai 20 menit sehari tiga sampai empat kali meningkatkan fungsi otak dan hati. Kamu juga bisa menulis pengalaman pahit karena ini dapat membantu mengelolahnya dengan cara yang sehat. Cobalah membuat aktifitas menulis di jurnal sebagai rutinitas sebelum tidur dan di siang hari untuk melepas kelelahan dan menghilangkan stres.

Berikut adalah cara-cara meringankan stress buat para remaja. Semangat ya Sahabat DS!


3 Komentar

7 Cara Menghilangkan Sakit Hati dan Kecewa - doctorself.id · Juni 20, 2021 pada 7:57 pm

[…] Baca juga: 6 Cara Paling Efektif Mengatasi Stress Pada Remaja […]

Hati-Hati! Ini 11 Ciri Ciri Depresi Pada Remaja - doctorself.id · Juni 21, 2021 pada 7:24 pm

[…] Baca Juga: 6 Cara Paling Efektif Mengatasi Stress Pada Remaja […]

7 Cara Menghilangkan Sakit Hati dan Kecewa · Juni 30, 2021 pada 1:01 pm

[…] Baca juga: 6 Cara Paling Efektif Mengatasi Stress Pada Remaja […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *